13 July 2009

Metodologi Hacking

menurut sumber Website favorite saya http://spyrozone.net

Ada 8 point metodologi hacking dalam melakukan tindakan hacking.


1. Discovery/Reconnaissance. Metodologi Reconnaissance atau juga lebih dikenal dalam ilmu hacking dengan nama footprinting yang bertujuan untuk mendapatkan information awal seperti, IP, DNS Server, Domain, Tabel Routing, Sistem Operasi, dan lain sebagainya.
2. Scanning. Setelah hacker mengenal sistem secara keseluruhan maka hacker akan memulai mencari jalur untuk menyusup atau yang lebih dikenal dalam dunia hacking dengan nama metodologi Scanning. Jalur tersebut bernama PORT, dan port yang biasa digunakan oleh sistem misalkan port 80 untuk HTTP, port 21 untuk FTP, port 1433 untuk microsoft SQL Server, port 3389 untuk Terminal Services dan lain-lain.
3. Enumeration. Enumeration, dalam ilmu hacking metodologi ini merupakan langkah lanjutan untuk mengambil information yang lebih mendetail lagi. Information tersebut dapat berupa user-user, sharing, folder, service yang berjalan termasuk dengan versinya(seringkali mengandung kelemahan yang sering dieksploitasi oleh hacker), dan lain sebagainya.
4. Penetration. Pada tahap Metodologi Penetration seorang hacker mengambil alih sistem setelah memperoleh information-information yang dibutuhkan. Bisa saja hacker masuk tanpa hak administrator tetapi mampu menyerang resource sehingga akhirnya sang hacker mendapatkan akses administrator.

5. Elevation Jika hacker telah memasuki teknik Elevation ini, berarti seorang hacker tersebut telah mampu masuk untuk mengakses sebuah sistem. Kemudian hacker akan melakukan pengubahan status Previlage-nya setara dengan user yang memiliki hak penuh terhadap sistem ataupun memiliki hak baca/tulis/eksekusi.

6. Pilfer Dengan memperoleh kontrol penuh terhadap sistem, hacker akan leluasa untuk melakukan apa saja yang dia kehendaki seperti mengambil data yang confidential, baik dalam bentuk text file, database, dokumen, e-mail dan lain sebagainya.

7. Expansion Tidak hanya dengan teknik menyusup pada suatu sistem, hacker pun dapat memperluas penyusupan nya dengan memasuki sistem atau jaringan yang lain. Pada tahap metodologi ini hacker akan melakukan tindakan hacking mulai dari point pertama artikel metodologi hacking sebelumnya.
8. Housekeeping Seorang hacker yang pintar/cerdik akan meninggalkan korbannya tanpa meninggalkan pesan. Pada umumnya sistem mencatat event-event penting yang terjadi kedalam log file yang dapat mendeteksi keberadaan hacker. Dengan melakukan proses yang lebih dikenal dengan sebutan Covering Track, hacker akan berusaha menghapus jejaknya dengan bersih. Walaupun telah melakukan penghapusan jejak hacker akan tetap membuat sebuah Backdoor bertujuan agar sang hacker dapat kembali memasuki sistem tersebut walaupun jalur sebelumnya telah tertutup. Backdoor dapat diciptakan dengan membuat user yang memiliki kontrol penuh terhadap sistem,menginstal rootkit,menyebar trojan ataupun meletakkan shell yang dapat dieksekusi secara remote.
WEB'nya SAKTi™ © 2008-2020.